Advertisement
Memasuki awal tahun 2026, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik roda dua terus menunjukkan tren positif. Selain faktor efisiensi dan ramah lingkungan, harga yang semakin kompetitif menjadi alasan utama konsumen mulai mempertimbangkan motor listrik sebagai kendaraan harian. Kabar baiknya, program diskon untuk motor listrik Honda masih berlangsung dan bisa menjadi peluang menarik bagi calon pembeli.
Meski potongan harga kali ini tidak sebesar promo besar yang sempat hadir pada tahun sebelumnya, penawaran di awal tahun tetap dinilai cukup menggoda. Beberapa model motor listrik Honda kini bisa dimiliki dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding banderol normal, sehingga biaya awal untuk beralih ke kendaraan listrik terasa lebih ringan.
Program ini juga menunjukkan komitmen Honda dalam memperluas adopsi motor listrik di Indonesia. Dengan fitur yang semakin matang dan desain yang sesuai kebutuhan mobilitas perkotaan, motor listrik Honda diposisikan sebagai solusi praktis bagi pengguna yang ingin mencoba teknologi baru tanpa harus mengeluarkan dana terlalu besar.
Selain harga unit yang lebih ramah di kantong, konsumen juga mendapatkan nilai tambah berupa dukungan aksesori pendukung. Hal ini penting karena salah satu kekhawatiran calon pengguna motor listrik biasanya berkaitan dengan fasilitas pengisian daya dan biaya tambahan di awal kepemilikan.
Di bagian akhir, berikut poin-poin penting yang perlu diketahui calon pembeli. Pada Januari 2026, Honda CUV e: ditawarkan di kisaran harga Rp 30 jutaan, jauh lebih rendah dari harga normalnya. Honda Icon e: juga mendapat potongan sekitar Rp 6 juta, sehingga harganya turun ke kisaran Rp 22 jutaan. Sementara itu, Honda EM1 e: menjadi salah satu yang paling menarik karena kini bisa dimiliki dengan harga sekitar Rp 17 jutaan. Sebagai tambahan, konsumen CUV e: dan EM1 e: mendapatkan bonus charger gratis dengan nilai yang cukup signifikan. Dengan kombinasi harga lebih terjangkau dan keuntungan tambahan tersebut, diskon motor listrik Honda di awal 2026 layak dipertimbangkan bagi siapa pun yang ingin mulai beralih ke kendaraan listrik.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
